4/17/07

Kiat Bisnis :: Pemasaran dengan Kecepatan Cahaya



(Source picture: http://www.mutoha.blogspot.com)


Apakah anda pernah memikirkan bagaimana kita bisa melakukan sesuatu yang umumnya dilakukan oleh orang lain dengan sangat lambat dan perlu waktu yang lama untuk menghasilkan sesuatu yang hasilnya sama saja jika kita melakukan dengan lebih cepat?

Seringkali saya memikirkan hal yang sama dengan anda yakni bagaimana mendapatkan sesuatu dengan yang lebih cepat, bahkan kalau perlu dengan kecepatan cahaya. Tentu saja ini tidak dilakukan dengan cara tidak terhormat apalagi tidak halal.

Saya ingat bagaimana sejak SMA saya selalu ingin mencari rumus-rumus singkat di bidang matematika yang terkadang saya sendiri temukan dari hasil trial & error, hasil dari berpuluh-puluh bahkan beratus-ratus latihan soal yang saya kerjakan sendiri waktu itu sampai tengah larut malam. Sungguh pengalaman yang mengasikkan, berkutat untuk menghasilkan sebuah cara atau solusi untuk memecahkan soal-soal tersebut dengan cara yang lebih mudah dan ringkas.

Banyak Jalan Menuju Roma, pepatah itulah yang selalu mendorong saya untuk selalu mencari jalan-jalan alternative, dengan daya tempuh yang lebih pendek dan sampai dengan lebih cepat.

Untuk apa menghasilkan sesuatu dengan jalan yang lebih kompleks, lebih berliku, lebih sulit, lebih panjang dan bahkan lebih lama? Tokh, akhirnya hanya menghasilkan sebuah hasil yang sama.

Di bidang lain, seperti pemasaran, saya tertarik dengan ini sejak saya menempuh bangku kuliah di ITB Bandung, meski saat itu masih dalam tahap-tahap awal penemuan minat saja,. belum pada tahap implementasi. Seperti halnya dengan soal-soal matematika, soal-soal pemasaran, juga seringkali menjadi pemikiran bagaimana cara saya untuk menemukan cara yang lebih cepat & lebih mudah untuk saya lakukan saat ini juga!
Tidak perlu menunggu kucuran modal pinjaman dari Bank atau Pemerintah, menunggu kucuran modal dari investor, atau bahkan menunggu hujan uang turun dari langit.

Apa jalan pemasaran yang saya bisa lakukan sekarang dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya?

Apakah saya memiliki budget yang besar sekali untuk bisa promosi di Televisi, di Koran-Koran, Majalah, Billboard-Billboard disepanjang Jalan Protokol layaknya sebuah iklan produk rokok di pojok jalan Sudirman atau Senayan. Apa itu yang harus saya lakukan?
Tentu saja jawabnya tidak! Ini belum mungkin untuk skala usaha saya saat ini.
Lantas apa?
Ada cara yang lebih mudah dilakukan*) dengan kecepatan yang sungguh fantastis. Apa itu? Jawabnya adalah Pemasaran Kecepatan Cahaya via Internet. Ya! Dengan Internet, anda bisa melakukan pemasaran dengan cara yang lebih cepat, dengan bermodalkan uang 200 rb saja, untuk mendaftarkan sebuah domain (alamat website) dan hosting (isi sebuah website), anda sudah bisa memiliki sebuah website yang tidak lah terlalu sulit untuk membuatnya sendiri.

Mengapa saya beri tanda *) untuk cara yang lebih mudah,? Cara membuat sebuah website barangkali banyak orang yang bisa melakukannya. Yang diperlukan dalam hal pemasaran di internet adalah, bagaimana sebuah website yang telah dibuat tersebut bisa dikenal oleh banyak orang, tidak hanya cukup dengan hanya dikenal oleh banyak orang, yang terpenting yang perlu dilakukan juga adalah bagaimana upaya agar bisa melakukan penjualan sebanyak mungkin dari prospek atau calon pelanggan/client dari usaha yang kita coba pasarkan.

Ada dua faktor penentu dalam strategi e-market, yakni:
1.Paling PERTAMA Sampai di SANA.
2.Sampai di SANA dengan yang PALING

PERTAMA sampai di SANA amatlah penting di Internet. Keunggulan bagi yang bergerak pertama diterima sebagai kunci untuk memasarkan dengan sukses di Internet. Walaupun persoalan yang sebenarnya adalah bagaimana PERTAMA sampai di SANA dengan TEPAT.
Di antara banyak pemimpin pasar yang lain, Microsoft jarang menjadi yang pertama di pasar. Mereka dikalahkan oleh Lotus 1-2-3 dan Lotus Suite, oleh OS2 dari IBM, oleh WordPerfect dari Novell, dan oleh yang lain. Tetapi Microsoft hampir selalu menjadi yang PERTAMA di pasar pada saat yang TEPAT.

Sedikit cerita ilustrasi, dalam sebuh legenda, konon ada seorang Jenderal Besar yang dikenang karena strategi “radikal”nya pada masa itu, Di masa itu, Pasukan kecil yang lincah bergerak akan menentukan batas garis musuh dan kekuatannya sepanjang garis tadi dengan selalu melakukan pertempuran-pertempuran kecil-maju menyerang untuk terlibat dalam sebuah pertempuran, kemudian mengendurkan serangan.

Menghubungkan titik-titik semua pertempuran kecil membuat perencana perang untuk memutuskan di mana titik terlemah dari garis itu untuk diserang. Setelah titik lemah di garis musuh dikenali, pada umumnya jenderal hanya akan mengirimkan tidak lebih dari 15% sampai 20% pasukannya untuk menyerang. Strategi militer saat itu sungguh konservatif, dan diyakini bahwa anda seharusnya hanya mepertaruhkan sebanyak kerugian yang sedia anda tanggung.

Disinilah strategi “radikal” Jenderal Besar itu, setelah pasukan kecilnya mengenali titik lemah di garis musuh, dia mengerahkan SELURUH pasukannya untuk menyerang ke titik tersebut. Kemenangan besarnya diraih dengan serangan yang mencengangkan dan menyeluruh melawan musuh yang tak pernah menduga dan bersiap menghadapi serangan seperti itu.

Dari cerita ilustrasi ini bisa diambil hikmahnya, yakni: “Paling PERTAMA” itu baik, tetapi “Paling BANYAK” adalah Faktor penentu dalam strategi e-market.

Berikutnya kita akan bahas mengenai DAFTAR CEK RENCANA E-MARKET & DAFTAR CEK RENCANA MEREK.
(Reference: Building Brandwidth, Zyman)

Mudah-mudahan bermanfaat. Sukses dengan Usahanya!


Wassalam,@rd.
CikalMArt ! Lebih Dekat, Lebih Menyenangkan
http://www.cikalmart.blogspot.com
Blog Komunitas Ritel & Home Business (Usaha di Rumah)
Retail is Detail!
If You're Not Detail Better Stepout From Retail.

0 Comments:

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home