3/26/07

Setiap Jengkal = Aset




kalau dilihat2 berdasarkan pengalaman jatuh bangun-nya bisnis,memang aset yang paling penting itu faktor manusia-nya, kalau faktorini belum BERESSSS mendingan TUNDA saja dulu investasinya.

ini berdasarkan pengalaman, bukan modal uang, bukan modal tempat usaha, bukan modal alat produksi yang bisa 'mempertahankan' bisnis kita, melainkan faktor manusia yang penuh dengan ide untuk bisa tetap survive dan tumbuh.

dan yang menarik, SDM itu tidak mudah diperoleh, namun jika ingin investasi anda aman, berkembang dan tumbuh,prioritaskan kepada pengembangan SDM ini.

Mulai dari salary yang kompetitif untuk industri yang sama, peningkatan kualitas SDM (via training etc), penempatan yang tepat untuk masing2 fungsi berdasarkan talent mapping-nya, dll...

oke ga perlu banyak teori...mulai saja dari diri sendiri, perbanyak aset knowledge dan skill, cari SDM yang tepat, berikan yang terbaik untuk SDM...

semua butuh 'energi' (ide, kreativitas, motivasi, modal uang, dll),

Lalu bagaimana dengan kita2 yang 'kecil2' ini, apa bisa?barangkali bisa dimulai dari filosofi dasarnya, tidak perlu sama 'mutlak' dengan industri2 yang sudah besar dan mapan.


Wassalam,@rd.
http://www.cikalmart.blogspot.com
Blog Komunitas Ritel & Home Business (Usaha di Rumah)
Retail is Detail!
If You're Not Detail Better Step Out From Retail.

==================================================================
riszaldi wrote:

Menarik memang bicara soal ASET,Kalau di Perusahaan Main Aset banyak di control dalam bentuk property perusahaan, disitu juga ada istilah libility dan equity. Banyak yang melupakan Imajiner Aset seperti Man Power. Begitu juga pebisnis-2 yang memproduksi sesuatu, barang-2 properti penunjang produksi terlalu dimanja. Memang perlu perawatan, tapi ada aset yg jauh lbh berharga , kalau pebisnis itu lebih Jeli. MANUSIAnya, merupakan growing aset yang bisa melipatgandakan nilai produksi.

Mesin-2 atau penunjang omset lainnya hanya segitu-gitu saja, berjalan dg waktu akan mengalami kelumpuhan, Aset spt ini nilainya akan menurun, sering disebut sebagai Depreciated Aset.

Rumah sakit, nilai aset yang tertinggi bukan gedung-2,alat-2 kedokteran, tapi para staff ahli dokter-2 yang menangani pelayanan RS tsb.
Pengelola Credit Card Center (Contoh BNI dg AKSEN bisnisnya), asetnya yang berharga adalah orang yang mengcreate system suply, distribusi dan financialnya. dan org yg selalu buat inovasi.
Microsoft, bukan Branch-2 officenya diseluruh dunia,tapi Engineer-2 mereka yg handal buat inovasi terus menerus, membuat omset microsoft semakin growing terus.

Manuasianya , adalah aset yang berkembang secara exponential, dan mampu meningkatkan nilai-2 real asetyang ada, bila diiringi dg knowledge dan Sikap.

Sudahkah perusahaan-2 ditempat kita memperhatikan hal-2 seperti itu ?? atau bisnis kita sendiri terhadap orang-2 yang terlibat ??Ups..hati-2 , org juga bisa habiskan Aset lho, atau tingkatkan libility.

Terkadang kita buka usaha, suruh tungguin orang utk jaga, tidak punya knowledge atau people skill, nggak sedikit yang bangkrut atau tutup, berapapun modal dan property aset anda saat itu.

Ini sering terjadi dan sdh biasa, yg disalahkan pasarnya kurang bagus, atau tempatnya yg kurang strategis, atau modalnya kurang.karena bisnisnya mengalami defisit terus."

SEBELUM MEMBELI ASET, ASET KAN ORANGNYA DULU DG KNOWLEDGE DAN SKILL "

=================================================================
@rd wrote:

aset itu konon ada yang aset real ada aset yang imajiner,kalau aset real nya belum kelihatan, mana tahu ada aset yang jauhlebih berharga dibandingkan aset real tersebut(marjin/laba, mobil,rumah, kapal terbang, kapal laut..hehe) yakni aset imajiner (amalbaik) kita tidak pernah tahu apa yang terjadi besok,maka mulailah dari sekarang, dari yang kecil, kumpulkan setiap jengkal langkah kita menjadi aset.

=================================================================
anung rey wrote:
Seandainya setiap jengkal bisa berpotensi menjadi aset, dan aset akan menghasilkan omset.
Kemanapun acara "jalan-jalan" , semuanya punya potensi menjadi aset.

Dengan menyusun aset sebanyak-banyaknya ------> seiring sejalan - omsetpun mengikuti.
Tak terkekang oleh waktu dan tempat.

Jalan-jalan ke anyer hingga labuhan ...... sambil menyusun aset.
Ini bukan mustahil, ............
itulah yang saya lakukan.
sama halnya dengan jalan-jalan didunia maya..... sambil menyusun aset.
hubungi teman lama, hubungi komunitas alumni, hubungi komunitas lainnya via internet.

daylight maupun jam kalong, sama-sama punya potensi
on line maupun off line ... semuanya punya potensi.

Salam dan tetap semangat//
anung

1 Comments:

Blogger Kuliner Sehat Indonesia said...

Menarik sekali Peluang Usaha
yang di tawarkan.
Sebagai pelengkap, mungkin bisa juga berkunjung ke tempat

kami di :

http://royalchlorophyll.blogspot.com

Salam sukses.


Ibu Tya,
Marketing Manager
HP 0856 4860 1744

CV Naga Timur
Ruko Graha Andrela
Jl Ngagel Jaya Indah C 65-67
Surabaya 60284

9:38 PM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

Links to this post:

Create a Link

<< Home